Kebudayaan di Jawa Tengah
April 16, 2017
Kebudayaan D.I.Yogyakarta
April 18, 2017

Kebudayaan Jawa Timur

JAWA TIIM

a. Rumah Adat

Jawa Timur memiliki jenis rumah adat Joglo. Namun jenis rumah Joglo Jawa Timur merupakan jenis Joglo Situbondo. Runah adat ini mendapat pengaruh dari rumah jenis Madura. Rumah Joglo Situbondo tidak memiliki kamar-kamar di dalam, serta tidak memiliki pintu belakang seperti rumah Joglo lainnya. Tamu masuk melalui bagian samping rumah. Untuk tamu laki-laki ditempatkan di serambi depan, sedangkan untuk tamu perempuan bertempat di serambi belakang.

b. Pakaian Adat

Pakaian adat Jawa Timur yang dipakai dalam keseharian mencerminkan kesederhanaan dan ketegasan tanpa ragu. Untuk laki-laki, biasanya memakai pakaian lengan panjang tanpa kerah. bagian dalam menggunakan kaos dengan warna belang-belang (merah dan putih). Kemudian, untuk bagian bawah menggunakan celana sebatas lutut dengan dilengkapi ikat pinggang besar. Sedangkan untuk perempuan, pakaian adatnya berupa kebaya pendek. bagian bawah juga sebatas lutut. Pakaian adat perempuan Jawa Timur biasanya dilengkapi dengan aksesoros kalung bersusun dan gelang kaki.

c. Tari Daerah

Tarian tradisional asal Jawa Timur didominasi oleh tarian-tarian dengan gerakan dinamis. Beberapa tarian asal Jawa Timur meliputi tari Remo, tari Reog Ponorogo, dan tari Tandakan. Tari Remo merupakan tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa kepahlawanan. Maka tidak heran pula jika Surabaya disebut sebagai kota pahlawan. Selain karena memang kota tersebut menjadi tempat bersejarah dalam melawan penjajah, ternyata kota tersebut menjadi asal tarian dengan lambang kepahlawanan. Tari Reog Ponorogo merupakan tarian yang melambangkankeperkasaan, kejantanan, dan kegagahan. Sedangkan tari Tandakan merupakan jenis tarian pergaulan sehingga memiliki sifat lincah dalam tariannya. Kebudayaan Jawa Timur tegas namun tetap sederhana ternyata tercermin dalam kehidupan masyarakatnya. Maka tidak heran jika kita temui masyarakat Jawa Timur yang tegas namun sederhana.

d. Senjata Tradisional

Clurit merupakan senjata tradisional masyarakat Jawa Timur. Bentuknya mirip dengan sabit, hanya saja luas bidang clurit relatif lebih sempit dibandingkan dengan sabit. Clurit oleh masyarakat Jawa Timur sering diselipkan di samping pinggang sebagai pelengkap pakaian adat mereka.

Demikian penjelasan mengenai kebudayaan Jawa yang terbagi menjadi tiga bagian, yakni Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur. Selain penjelasan yang telah dipaparkan di atas, masih banyak lagi jenis kebudayaan dari daerah-daerah tersebut yang tidak dapat secara lengkap dijelaskan. Sebut saja seperti gamelan yang terkenal hingga mancanegara, lagu-lagu Jawa yang menjadi identitas kebudayaan, dan masih banyak lagi.