Sejarah Wayang Golek dari Sunda, Jawa Barat
April 15, 2017
Kebudayaan Jawa Timur
April 17, 2017

Kebudayaan di Jawa Tengah

logo_prov_big

a. Rumah Adat

Baik Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur memiliki nama rumah adat yang sama yaitu Joglo. Akan tetapi spesifikasi Joglo di setiap daerah memiliki ciri khas yang sedikit membedakan satu sama lain di setiap daerah. Di Jawa Tengah, Joglo memiliki 3 bagian utama di dalamnya, yaitu pendopo, pringgitan, dan juga omah ndalem. Pendopo merupakan bagian utama yang digunakan untuk menerima tamu. Bagian pringgitan digunakan sebagai tempat pertunjukan wayang, meskipun saat ini pertunjukan wayang tidak selalu ada di ruang prinngitan. bagian omah ndalem merupakan ruang untuk keluarga, biasanya terdapat tiga kamar untuk keluarga.

Di bagian pendopo terdapat 4 pilar yang disebut sebagai soko guru. Bagian soko guru yang terdiri dari 4 pilar ini melambangkan 4 arah mata angin. Pada bagian omah ndalem terdapat dua ketinggian yang berbeda. Ketinggian yang berbeda tersebut memiliki fungsi sebagai sirkulasi udara yang baik.

b. Pakaian Adat

Pakaian adat Jawa Tengah untuk laki-laki disebut Beskap. Sebagai pelengkap, bagian kepala biasanya ditutup dengan blangkon atau kuluk. Sedangkan bagian bawah menggunakan jarik yang diikat menggunakan stagen. Pada bagian belakang diselipkan senjata tradisional bernama keris.

Untuk perempuan, pakaian adatnya menggunakan kebaya. Bagian bawah menggunakan jarik yang juga diikat menggunakan stagen. Biasanya rambut akan ditata dengan cara disanggul. Selain itu, rambut juga akan dihias dengan berbagai aksesoris. Aksesoris lain yang juga digunakan sebagai pelengkap adalah cincin, kalung, dan gelang.

c. Tari Daerah

Tarian tradisional daerah Jawa Tengah meliputi tari Serimpi, tari Bambangan Cakil, tari Enggat Enggot, dan tari Kendalen. tari Serimpi merupakan tarian yang dibawakan oleh perempuan dan tariannya dilakukan dengan lembut da anggun. Dahulu, tarian ini merupakan tarian yang dibawakan di wilayah keraton. Tari Bambangan Cakil merupakan tarian yang melambangkan perlawanan terhadap bentuk angkara murka. Tarian ini mengisahkan Srikandi yang melawan Buto Cakil. Tari Enggat Enggot merupakan tari yang dibawakan dengan gerakan lincah para penari. Tarian ini mengandalkan gerakan dinamis dengan diiringi musik calung. Tarian ini merupakan tarian tradisional dari Banyumas. Sedangkan tari Kendalen adalah tarian yang menggambarkan cerita tentang prajurit yang gagah berani.

d. Senjata Tradisional

Senjata tradisional sekaligus khas dari Jawa Tengah adalah keris. Dalam pakaian adat Jawa Tengah, keris biasa digunakan sebagai pelengkap dengan diselipkan pada stagen di bagian belakang tubuh. Dahulu, keris dianggap mampu menunjukkan posisi seseorang dalam masyarakat.