Melihat Kembali Sejarah Bola Basket dan Perkembangannya

Menguak Sejarah Masakan Rendang Khas Padang yang Mendunia
November 8, 2016
Awal Sejarah Berdirinya Negara Republik Indonesia
November 10, 2016

Melihat Kembali Sejarah Bola Basket dan Perkembangannya

Olahraga bola basket merupakan salah satu olahraga yang cukup populer di dunia. Siapa yang pertama kali menemukan olahraga ini dan bagaimana sejarahnya ? Nah kali ini Kumpulan Sejarah akan berbagi informasi menarik kepada teman-teman semua untuk melihat kembali sejarah bola basket dan perkembangannya yang semoga dapat menambah pengetahuan anda. Langsung saja simak penjelasannya secara lengkap berikut ini.

Olahraga/permainan bola basket merupakan sebuah permainan bola yang terdiri dari dua kelompok dimana tiap tim berisi lima orang dan masing-masing berusaha untuk mendapatkan poin dengan cara melemparkan bola ke sebuah keranjang (basket). Sejarah bola basket dimulai pada tahun 1891 di Massachusetts, Amerika Serikat dan hingga kini masih terus dimainkan oleh orang-orang di seluruh belahan dunia.

Melihat Kembali Sejarah Bola Basket dan Perkembangannya

Sejarah Penciptaan Bola Basket
Permainan bola basket diciptakan oleh Dr James Naismith pada tahun 1891 untuk atlit-atlit muda selama musim dingin. Naismith yang saat itu menjadi guru di YMCA Springfield dihadapkan dengan sebuah kelas yang berisik, dan mengingat saat itu musim dingin, mereka hanya bisa berolahraga di dalam ruangan. Dengan perintah dari Dr. Luther Gulick yang saat itu menjabat sebagai kepala bagian Penjaskes YMCA Springfield, Naismith harus menciptakan sebuah permainan dalam ruangan yang bisa memberikan mereka distraksi, tapi tetap menjaga keatletikan mereka. Waktu yang diberikan oleh Gulick hanya 14 hari, dan Gulick juga meminta permainan itu bisa adil bagi semua pemain.

Dalam proses penulisan awal sejarah bola basket, Naismith pertama menganalisa permainan populer pada masa itu seperti rugby, lacrosse, sepak bola, hockey, dan kasti, dimana Naismith menyadari kegunaan bola dalam permainan-permainan tersebut. Hal kedua yang ia lakukan adalah mengamati bahwa kontak fisik rata-rata terjadi saat mereka berlari dengan bola seperti dribble atau memukulnya, sehingga ia memutuskan bahwa operan adalah opsi satu-satunya. Yang terakhir, Naismith mencoba mengurangi kontak tubuh dengan membuat gawangnya tidak terjaga, jadi ia meletakkannya jauh di atas kepala pemain. Untuk mendapatkan poin, Naismith mengacu kepada permainan masa kecilnya, duck on a rock dimana pemain harus melempar sebuah lemparan halus.

Nama yang akhirnya ia berikan untuk permainan ini adalah “basket ball” karena yang digunakan sebagai gawang saat itu adalah sebuah keranjang buah (fruit basket). Penggunaan keranjang buah ini membuat terjadi delay setiap ada pemain yang berhasil mencetak angka karena salah satu janitor harus membawa tangga dan mengeluarkan bola. Delay yang terjadi ini menginsipirasi Naismith untuk melepaskan bagian bawah keranjang. Pada 21 Desember 1891, Naismith kemudian membentuk 13 aturan untuk permainan ini dimana aturannya masih berbeda dengan permainan basket modern sehingga tidak ada dribbling, dunking, tiga-poin, maupun shot clock.

Permainan yang menjadi sejarah bola basket dimainkan pertama kali amat berbeda dengan bola basket modern dimana satu tim terbentuk dari 9 orang, dan bola yang digunakan merupakan bola yang biasa untuk sepak bola. Keranjang buah yang digunakan sebagai gawang ditempatkan pada sebuah railing di sasana latihan. 13 aturan yang telah dibuat oleh Naismith kemudiang ditempelkan di mading. Awalnya, tidak ada yang tertarik dengan permainan ini, tapi semua tetap berusaha untuk mengikuti perintah Naismith saat ia menjelaskan seluruh cara permainannya.

Perkembangan Popularitas Bola Basket
Popularitas permainan yang diciptakan oleh Naismith ini berlanjut terus, hingga pada 1892, Dennis Horkenbach yang saat itu menjadi kepala editor majalah kampus berjudul The Triangle memasukkan permainan itu ke sebuah artikel berjudul “Permainan Baru” dan muncul juga ide untuk mengubah nama permainannya menjadi Naismith Ball yang kemudian ditolak. Satu tahun kemudian barulah permainan bola basket diperkenalkan ke dunia internasional oleh YMCA.

Perang Dunia yang pecah pada tahun 1914 dan ikutnya pasukan Amerika dalam perang di Eropa tahun 1917 memiliki pengaruh yang cukup besar dalam perkembangan popularitas bola basket. Alasannya adalah karena pada masa itu, tim ekspedisi Amerika selalu membawa permainan ini bersama mereka. Bersama dengan tim ekspedisi itu adalah beberapa guru penjaskes yang mengetahui dan Naismith sendiri bergabung dengan YMCA di Prancis selama 2 tahun, membawa permainan bola basket dan sesuatu yang kemudian mengawali sejarah bola basket modern.

Organisasi Bola Basket, Liga Profesional basket, serta Tim
Liga profesional bola basket pertama kali dilakukan pada tahun 1898, dimana 6 tim mengikuti liga yang diberi nama “National Basketball League” dan yang menjadi juara adalah Trenton Nationals, disusul oleh New York Wanderers, Bristol Pile Drivers, dan Camden Electrics. Liga ini kemudian dilupakan dan mulai banyak pertandingan-pertandingan kecil yang diadakan, tapi semuanya tidak terlalu ramai.

Pada tahun 1946, Asosiasi Bola basket Amerika (BAA) dibentuk oleh seorang pemilik arena hockey. Pada 1 November di tahun yang sama di Toronto, Toronto Huskies menyelenggarakan New York Knickerbockers yang kemudian dicatat oleh NBA sebagai permainan bola basket pertama. Meskipun sebelumnya pernah ada liga-liga lain seperti Liga Bola basket Amerika dan NBL, BAA adalah liga pertama yang bermain di arena-arena di kota besar. Pada masa-masa awal, kualitas pemain pada BAA tidak begitu besar hingga akhirnya pada tahun 1948, finalis ABL yaitu Baltimore Bullets memutuskan untuk pindah ke BAA dan menang.

Pada musim 1948 hingga 1949, BAA mengambil alih sisa-sisa anggota NBL yaitu Syracuse, Anderson, Tri-Cities, Sheboygan, Denver, dan Waterloo. Untuk menandai merger ini dan menghindari masalah legalitas, nama liga kemudian diubah dari BAA menjadi Asosiasi Bola basket Nasional (NBA) yang berperan besar dalam sejarah bola basket, meskipun orang-orang di dalamnya tetap sama. Liga baru ini memiliki 17 franchise yang terletak di kota besar, kota kecil, sasana, dan arena besar. Pada 1950, NBA menguranginya hingga 11 dan pada tahun 1953 hingga 1954 berkurang lagi menjadi 8 franchise yang sampai saat ini masih bertahan di liga.